Penyelundupan Barang yang Semakin Marak di Indonesia

Penyelundupan Barang yang Semakin Marak di Indonesia

Mungkin anda sering mendengar banyak yang mengatakan lebih menguntungkan membeli barang dari black market dengan berbagai alasan yang ada. Tentunya pembelinya juga sudah mengetahui bahwa barang tersebut adalah ilegal. Mereka bisa menjual dengan harga lebih murah tetapi tetap mendapatkan keuntungan karena memang tidak melalui prosedur yang seharusnya sehingga tidak mengeluarkan biaya tambahan terutama untuk bea cukai.

Kasus penyelundupan kian hari kian bertambah dan ada berbagai jenis barang yang diselundupkan. Jika tidak segera diatasi maka kerugian yang dialami negara juga tentunya akan semakin meningkat. Apalagi dengan beberapa jenis barang yang diselundupkan tidak sedikit nilainya, sehingga memang tidak bisa kasus ini diabaikan begitu saja tanpa adanya solusi yang jelas serta sanksi hukum sesuai aturan yang berlaku.

Bea Cukai Berhasil Gagalkan Penyelundupan

Baru-baru ini bea cukai kembali berhasil menggagalkan penyelundupan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Kali ini bea cukai di Dumai yang telah berhasil melakukan pengamanan terhadap satwa liar yang dilindungi akan diselundupkan. Tidak hanya itu, kemudian bea cukai juga menemukan adanya tindak penyelundupan rokok ilegal. Tentunya hal ini sangat merugikan negara jika dibiarkan terjadi tanpa adanya sanksi yang tegas.

Ada beberapa satwa liar yang memang masuk dalam fauna dilindungi yang akan diselundupkan yaitu burung rangkong, burung minor, burung kakatua raja hitam dan monyet uwa ungko. Hewan-hewan tersebut telah diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam untuk dilakukan perawatan dan tindakan lain yang diperlukan demi keselamatan satwa-satwa tersebut. Sehingga nantinya mereka bisa aman dan kembali hidup sesuai bagaimana seharusnya.

Adanya keberhasilan penangakapan tindakan penyelundupan ini bisa dilakukan karena adanya kerjasama yang baik antara beberapa sektor. Koordinasi yang optimal dilakukan untuk bisa mencegah hal ini terjadi kembali. Memang untuk penyelundupan satwa sampai saat ini juga masih banyak dilakukan pihak yang memang ingin mendapatkan keuntungan besar secara instan tanpa mempertimbangkan resikonya dalam jangka panjang.

alt text

Penyebab Terjadinya Penyelundupan Barang

Pada dasarnya memang faktor keuntungan besar dan mencari kesempatan menjadi alasan penyelundupan barang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Namun faktor lain juga bisa menjadi pendukung terjadinya kasus penyelundupan barang ini. Sehingga memang perlu diperhatikan tidak hanya pada pemerintah tetapi juga berbagai sektor lainnya yang terkait agar bisa saling merangkul untuk mengatasi masalah penyelundupan barang ini secara lebih optimal.

Berikut beberapa penyebab yang dapat meningkatkan penyelundupan di Indonesia yaitu:
Adanya perbedaan harga yang cukup signifikan antara barang yang ada di dalam dan luar negeri. Tentunya hal ini erat kaitannya dengan keuntungan materi beberapa pihak, sehingga akhirnya mereka memutuskan untuk menyelundupkan barang tersebut agar dapat dijual di Indonesia lebih murah namun tetap untung besar.

Adanya barang tersebut dilarang untuk diimpor atau diekspor dengan berbagai alasan yang sudah dipertimbangkan dengan baik oleh pihak pemerintah. Namun ternyata larangan tersebut justru membuat beberapa pihak tertarik untuk menyelundupkannya.

Penetapan tarif untuk impor atau ekspor barang yang semakin meningkat tentu menjadi alasan yang kuat bagi pihak yang ingin menyelundupkan barang. Dengan melakukan penyelundupan maka mereka tidak perlu mengeluarkan budget tambahan untuk membayar biaya bea cukai sesuai ketatapan yang telah dibuat sebelumnya.

Adanya permintaan pasar yang besar tetapi pasokan bahan baku tidak ada atau jumlahnya sedikit. Maka jika berpikir untuk keuntungan perusahaan maka akan menambah bahan baku secara impor meskipun dengan cara yang ilegal atau tidak sesuai aturan yang berlaku

Adanya berbagai penyebab tersebut memang membuat pemerintah perlu melakukan pertimbangan kebijakan yang tepat. Penertiban dan pemberian sanksi yang diberlakukan untuk para pelanggar atau penyelundup tentu haruslah tegas. Sehingga akan ada efek yang optimal dan positif sesuai dengan yang diharapkan sebelumnya. Jadi jangan sampai penyebab tersebut justru terus-menerus dijadikan alasan untuk menyelundupkan barang tertentu.

Apalagi hal yang perlu diperhatikan adalah dampak besar yang diakibatkan dari penyelundupan barang tersebut sangat merugikan negara. Jadi hanya pihak tertentu yang mendapatkan untung, sementara negara mendapatkan kerugian yang tentunya akan sangat berefek pada banyak sektor lainnya. Hal ini yang memang tidak dipertimbangkan oleh oknum yang hanya ingin mendapatkan keuntungannya sendiri dengan melakukan penyelundupan barang tersebut.

Penyelundupan Merugikan Negara

Maraknya penyelundupan dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab memang sangat merugikan berbagai pihak terutama negara. Bahkan pada tahun 2008 sempat ditemukan ada 2109 kasus penyelundupan berbagai macam barang dengan kerugian sebesar 253,938 miliar rupiah. Tentunya angka tersebut adalah jumlah yang sangat besar dan perlu menjadi perhatian khusus agar tidak semakin menjamur serta membengkak kerugian yang dialami oleh negara.

Sebenarnya berdasarkan kasus yang ditemukan memang lebih banyak barang yang diselundupkan adalah yang sering digunakan. Misalnya saja smartphone, tekstil, minyak mentah, narkotika dan beberapa barang lain yang memang permintaannya juga cukup besar di berbagai tempat atau daerah. Sehingga dengan adanya permintaan besar maka dimanfaatkan oleh oknum tersebut menyelundupkan barang yang dibutuhkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih optimal.

Akan berbeda ceritanya jika anda mempercayakan proses pengiriman barang pada jasa import resmi Jakarta. Dengan tingkat profesionalisme yang tinggi serta adanya pengalaman di bidang pengiriman barang maka mereka akan membantu anda untuk menerima atau mengirimkan barang sesuai dengan aturan yang berlaku di negara Indonesia, sehingga tentunya akan jauh lebih aman untuk dimanfaatkan dengan baik selain tentunya lebih memudahkan anda.

Miliaran kerugian negara dapat diminimalisasi jika penyelundupan bisa diatasi dengan baik. Setidaknya dengan bantuan dari berbagai pihak dan stakeholder maka akan lebih mudah untuk memberantas penyelundupan serta berbagai tindakan pelanggaran yang terkait dengan pengiriman barang terutama ekspor impor. Hal tersebut dikarenakan pengiriman barang ini juga berkaitan dengan kerugian negara dalam jumlah yang sangat besar.

Darurat Impor Ilegal di Indonesia

Masuknya berbagai macam barang secara ilegal ke Indonesia memang menjadi sangat darurat belakangan ini. Dengan banyaknya pasar yang bisa dijangkau dengan mudah saat ini tentunya menjadi pendukung adanya impor berbagai jenis barang yang dibutuhkan masyarakat. Sehingga hal ini menjadi keresahan tersendiri karena akhirnya terjadi persaingan bisnis yang tidak sehat di sektor usaha yang berkaitan dengan barang ilegal tersebut.

Penyelundupan ini ternyata banyak terjadi di daerah Sumatera karena adanya begitu banyak pelabuhan yang bisa dengan mudah melakukan penyelundupan barang. Tentunya hal ini menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan. Bahkan informasi yang diberikan oleh Badan Intelijen Negara, ada begitu banyak kontainer barang yang akan masuk ke Indonesia masih menunggu di Singapura.

Adanya kondisi seperti ini tentunya menjadi perhatian pemerintah bagaimana caranya agar mereka tidak mendapatkan celah untuk menyelundupkan barang masuk ke Indonesia. Barang yang paling banyak diselundupkan adalah baju bekas atau tekstil. Barang ini menjadi ancaman bagi industri tekstil yang ada di Indonesia karena memang harga barang mereka bisa lebih murah jika dijual di pasaran Indonesia.

Demi melindungi industri lokal atau nasional tentu saja penyelundupan tekstil dan barang ilegal lainnya harus benar-benar diberantas. Pihak Direktoral Jenderal Bea Cukai juga terus melakukan pengembangan sistem dan menggagalkan begitu banyak kapal yang akan berlabuh menyelundupkan barang yang tidak sesuai dengan aturan. Sehingga hal ini sedikit demi sedikit juga membantu untuk memaksimalkan peningkatan industri lokal.

Pelabuhan tikus yang masih banyak tersebar di Indonesia menjadi akses empuk yang dipilih para penyelundup untuk memasukkan barang yang dibawanya ke Indonesia maupun sebaliknya dalam kegiatan ekspor. Sehingga pelabuhan ilegal ini juga harus diberantas karena memang tidak dijaga oleh aparat dari Direktoral Jenderal Bea Cukai dan memudahkan mereka lolos saat melakukan transaksi barang ilegal.

Menggagalkan Penyelundupan Lobster

Penyelundupan benih lobster sempat akan dilakukan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Untungnya penyelundupan tersebut berhasil digagalkan oleh aparat yang bertugas di sana. Terdapat 54.947 ekor benih lobster berjenis mutiara dan pasir yang akan diselundupkan dengan melaku menggunakan pesawat bertujuan Singapura dan ditemukan dalam kantong plastik di tas kabin yang dibawa pelaku.

Kedua jenis lobster ini merupakan jenis produk dari perikanan yang memang untuk penangkapan dan pengeluarannya diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan. Sehingga sudah tentu jelas dalam peraturan tersebut, jenis sumber daya laut ini tidak bisa dibawa keluar wilayah Indonesia sembarangan, perlu ada prosedur yang tepat dan sesuai aturan yang berlaku, sehingga pelanggaran ini perlu ditindaklanjuti.

Jika benih lobster tersebut berhasil dibawa maka nilai barangnya dapat mendapai 10,989 miliar rupiah. Namun lebih jauh dari itu ada resiko kerugian yang tidak berupa materi, yaitu ancaman terhadap ketersediaan jenis lobster tersebut dalam populasi sumber daya laut. Tentunya hal ini jauh harus lebih dipertimbangkan dengan baik selain masalah kerugian secara materi yang juga cukup besar.

Jadi memang tidak ada salahnya jika anda berusaha untuk mengembangkan usaha hingga ke mancanegara atau mengambil bahan baku impor. Tetapi hal yang penting untuk diperhatikan tentunya adalah bagaimana proses yang tepat untuk melakukan kegiatan tersebut. Sehingga nantinya tidak sampai merugikan baik untuk perusahaan maupun negara. Forwarding jakarta akan menjadi jasa pengiriman barang yang terpercaya untuk anda manfaatkan dengan baik.

Tidak hanya pihak bea cukai tetapi Kementerian Kelautan juga harus memperhatikan hal ini dengan baik. Tidak hanya sanksi tetapi penertiban juga harus diberikan seoptimal mungkin. Sehingga tidak ada perkembangan penyelundup yang lainnya sengaja melakukannya padahal sudah secara jelas dilarang dalam peraturan yang sudah dibuat dan disebarluaskan untuk diketahui lebih banyak orang apalagi yang memang berkecimpung di dunia pengiriman barang.

Penyelundupan Benih Lobster yang Sulit Dihentikan

Ada begitu banyak pulau dijadikan tempat akses untuk menyelundupkan benih lobster atau dikenal juga dengan benur. Entah kenapa memang bisnis ini sudah cukup lama ditemukan namun masih sulit untuk diatasi. Mengingat ada banyak lokasi yang memang dijadikan untuk tempat menyelundupkan benih lobster ini. Jika tidak segera diatasi tentu saja ada banyak kerugian yang akan didapatkan seperti yang sudah dibahas sebelumnya.

Pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak awal tahun lalu sudah mencatat ada 19 kasus penyelundupan benih lobster yang ditemukan. Dari penyelundupan yang berhasil digagalkan tersebut ditemukan hingga 1,1 juta ekor dengan nilai sebesar 164,83 miliar rupiah. Tentunya itu adalah angka yang sangat fantastis untuk penyelundupan barang, apalagi memang jenis benih yang diselundupkan tentu bukan jenis yang main-main.

Sudah pasti alasan penyelundupan ini adalah keuntungan dari beberapa pihak semata. Memang untuk harga dari sumber daya ikan ini sangatlah tinggi untuk didapatkan. Bahkan harga per ekornya bisa mencapai 130-150 ribu rupiah. Tentunya itu adalah angka yang cukup besar dibandingkan dijual di pengepul lokal saja. Sehingga hal ini memicu semakin banyaknya benih lobster yang diselundupkan ke luar negeri dari Indonesia.

Sama halnya dengan masalah penyelundupan lainnya, jika semakin diperketat penjagaan serta pengawasannnya, maka akan semakin banyak cara mereka untuk mencari celah. Sehingga memang dibutuhkan strategi yang tepat untuk bisa mengendalikan penyelundupan benih lobster agar tidak semakin merugikan terutama untuk negara. Apalagi keempatan yang ada untuk menyelundupkan masih cukup banyak dengan kecerdikan oknum tertentu yang terlibat di dalamnya.

alt text

Modus Baru Penyelundupan Narkotika

Beralih dari kasus penyelundupan benih lobster, ternyata untuk penyelundupan narkotika di Indonesia juga cukup besar. Bahkan untuk barang terlarang yang satu ini ada begitu banyak modus yang digunakan oleh para pelaku untuk bisa membawa barang ini masuk atau keluar dengan mudahnya. Namun tentu saja pihak aparat juga harus lebih cerdik untuk menemukan modus-modus tersebut, sehingga mereka bisa digagalkan satu per satu.

Modus baru yang digunakan disebut dengan shotgun, yaitu dengan melakukan pemecahan distribusi narkotika. Distribusi ini dilakukan ke berbagai wilayah tujuan dengan beberapa kurir sehingga harapan mereka akan ada lebih banyak barang yang lolos untuk diedarkan. Kurir ini akan berangkat dari berbagai lokasi dan menuju banyak lokasi berbeda, sehingga distribusinya akan sangat terpencar serta menyebar.

Penggunaan modus ini memang diharapkan bisa bekerja secara efektif untuk bisa meloloskan narkotika yang akan diedarkan. Namun ternyata masih ada yang berhasil digagalkan, meskipun tentunya ada yang lain yang mungkin masih bisa mencari celah lain. Maka pihak BNN dan aparat lainnya juga harus bekerja sama dengan baik agar penangkapan pelaku penyelundup narkotika bisa ditangkap dan diatasi sebaik mungkin.

Berbicara mengenai penyelundupan narkotika memang tidak ada habisnya. Meskipun sudah diancam dengan hukuman berat ketika mengedarkan dan berbagai aturan lainnya namun ternyata masih banyak yang berani untuk tetap mencoba menyelundupkan barang haram yang satu ini. Tentu saja pelanggaran yang didapatkan menjadi berlapis, selain penyelundupan tentunya juga pengedaran narkotika sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam berbagai kasus tidak sedikit juga ada kasus yang melibatkan aparat tertentu. Hal ini tentu sangat miris mengingat aparat seharusnya melindungi negara justru ikut masuk dalam dunia penyelundupan yang melanggar aturan negara. Sehingga pihak pemerintah juga harus menindak tegas jika ditemukan kasus semacam ini. Tentunya perlindungan yang optimal bisa didapatkan jika semua pihak bekerja sama dengan baik untuk saling melindungi.

Apapun barang yang diselundupkan tentunya hal tersebut sudah merupakan pelanggaran pidana. Apalagi jika barang yang diselundupkan adalah narkotika yang sudah jelas merupakan hal yang dilarang jika disalahgunakan. Maka ada baiknya jika anda berpikir ulang untuk terjun ke dunia penyelundupan berbagai macam barang apalagi narkotika yang tentunya memiliki ancaman sanksi berat jika sampai dilanggar.
Our News Penyelundupan Barang yang Semakin Marak di Indonesia

Latest Our News

Langkah Tegas Bea Cukai Mengatasi PenyelundupanLangkah Tegas Bea Cukai Mengatasi Penyelundupan
Tindak pidana penyelundupan akan dipenjara selama maksimal 10 tahun ditambah denda sampai 5 miliar rupiah.
Penyelundupan Barang yang Semakin Marak di Indonesia
Kasus penyelundupan kian hari kian bertambah dan ada berbagai jenis barang yang diselundupkan.
Penertiban Impor Borongan Oleh Ditjen BC
Pemerintah mulai untuk melakukan penertiban import boronga yang marak dilakukan.
Logo Kirimanku
Alamat Kami
Jl. Sunter Pulo Kecil Blok A3 No. 4, Rt. 02 Rw. 10, Kel. Sunter Jaya, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta, 14360
Social Media
Copyright © 2021 - PT Triyasa Cipta Multimoda.,
Jasa Pembuatan Website by IKT