Perdagangan Internasional

Perdagangan Internasional

Jika ingin mendapatkan jasa import resmi jakarta maka setidaknya anda harus memahami dua hal. Hal itu adalah tujuan dan jenis-jenis perdagangan internasional. Dengan demikian anda bisa memilih perdagangan internasional seperti apa yang hendak anda jalankan.

Sebagai sebuah perdagangan berskala antar negara, perdagangan internasional memerlukan kesepakatan yang jelas. Hal ini diperlukan untuk memastikan terjadinya rasa saling percaya yang berkekuatan hukum tetap.

Menurut kamus ekonomi dunia, perdagangan internasional memiliki tujuan-tujuan yang beragam. Bahkan tujuan perdagangan internasional di 10 tahun lalu, dengan di tahun sekarang bisa jadi sangat berbeda. Adapun beberapa tujuan perdagangan internasional tersebut di antaranya adalah:

Meningkatkan Devisa Negara

Tujuan umum dari perdagangan internasional adalah meningkatkan devisa atau pendapatan negara. Dengan menjual ataupun membeli barang dari negara lain, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan negara. Keuntungan tersebutlah yang disebut sebagai negara.

Beberapa orang mengira bahwa devisa negara terjadi ketika menjual barang ke luar negeri. Namun pada kenyataannya, devisa negara juga terjadi ketika membeli barang dari luar negeri. Sebagai contoh adalah ketika membeli saham sebuah perusahaan di luar negeri. Dan kemudian mendongkrak nilai saham-saham di dalam negeri. Hal ini tentu memicu kenaikan devisa negara.

Dengan meningkatnya devisa negara, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh. Baik oleh negara, maupun oleh masyarakat. Adapun beberapa manfaat yang bisa diperoleh tersebut antara lain adalah:

Pertumbuhan Ekonomi

Ada tidaknya pertumbuhan ekonomi dan berapa nilainya akan dihitung dari kenaikan pendapatan produk nasional secara kotor (bruto) di suatu negara. Dalam bahasa sederhananya, pertumbuhan ekonomi adalah nilai kenaikan GDP.

Perdagangan internasional, apapun jenisnya akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Dan pastinya pertumbuhan ekonomi ini memberikan hasil signifikan kepada tingkat kesejahteraan masyrakat dalam sebuah negara. Karena walaupun pemain dalam perdagangan internasional adalah corporate, namun pajak yang disetorkan akan meningkat dan dapat digunakan untuk pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Menjadikan Harga Barang (Terutama Barang Ekspor) Lebih Stabil

Terkadang produksi sebuah barang di dalam sebuah negara terlalu besar jumlahnya. Melebihi kebutuhan konsumsi warga negara tersebut. Akibatnya, banyak produk yang tidak laku untuk dijual dan menyebabkan barang-barang tersebut mengalami kejatuhan nilai.

Namun perdagangan internasional, terutama proses eksport, akan menjadikan harga barang lebih stabil. Karena walaupun permintaan akan barang di dalam negeri rendah, namun barang tersebut tetap laku di harga yang sudah menjadi harga ideal. Dengan demikian, harga barang tidak akan mengalami inflasi, namun justru dapat mengalami kenaikan secara bertahap. Inilah yang disebut dengan kestabilan.

Mempengaruhi Kelangsungan Hidup Jutaan Tenaga Kerja

Perdagangan internasional adalah sistem ekonomi yang mempekerjakan jutaan orang. Baik itu sebagai pengeksport, pengimport, orang yang menjadi perantara dalam jasa import resmi jakarta, petugas bea cukai, dan para pekerja lainnya.

Walaupun menyerap jutaan tenaga kerja, namun bekerja di sektor perdagangan internasional adalah sebuah pekerjaan yang menjanjikan. Dengan pendapatan setidaknya 2 kali lebih besar dari bekerja di sektor formal lainnya.

Selain bertujuan khusus di meningkatkan devisa negara, perdagangan internasional juga memiliki tujuan lain, yaitu untuk memenuhi kebutuhan sebuah negara.

alt text

Memenuhi Kebutuhan di Sebuah Negara

Perdagangan internasional akan membantu sebuah negara memenuhi beberapa kebutuhannya. Adapun beberapa kebutuhan yang dapat diselesaikan dengan perdagangan internasional adalah:

Kebutuhan akan barang/jasa

Setiap negara memiliki barang atau jasa yang tidak bisa diproduksi sendiri. Sebagai contoh, negara Mongolia tidak bisa memproduksi garam berkualitas. Oleh sebab itu, Mongolia memenuhi kebutuhan akan garam dengan mengimport dari negara lain seperti Filipina.

Contoh lain adalah kebutuhan negara seperti Malaysia dan Arab Saudi. Mereka membutuhkan tenaga kerja di bidang “hospitality” yang disediakan oleh negara-negara seperti Filipina, Indonesia, dan Bangladesh.

Mendapatkan Barang-Barang dengan Harga Murah

Walaupun sebuah barang bisa diproduksi di dalam negeri, namun perdagangan internasional memungkinkan sebuah negara mendapatkan barang atau jasa dengan harga yang lebih murah.

Harga lebih murah ini bisa terjadi karena adanya perbedaan seperti teknologi yang memungkinkan produksi barang dalam jumlah lebih besar, perbedaan tariff pajak, dan perbedaan besaran gaji untuk para buruh.

Pada dasarnya dua negara atau lebih tidak akan saling melakukan perdagangan internasional jika tidak saling menguntungkan. Namun pada beberapa kasus terjadi peristiwa di mana perdagangan internasional dilakukan karena alasan khusus.
Beberapa alasan khusus tersebut antara lain adalah:

Ancaman dari negara lain

Kasus ini walaupun berada di balik meja, namun seringkali terjadi. Ancaman ini misalnya akan menyiapkan scenario kudeta jika sebuah negara tidak mau menjalin kerjasama eksport import produk tertentu.

Sebagai contoh adalah ketika Amerika Serikat yang mengancam akan mengembargo Indonesia jika tidak mau membeli produk senjata dari Amerika Serikat.

Klausal Dagang

Dalam sebuah perdagangan internasional, terkadang ada perjanjian khusus yang memaksa sebuah negara untuk menjual atau membeli sebuah produk.Sebagai contoh adalah ketika Jepang membeli banyak sekali produk-produk Jerman setelah Jerman mengizinkan banyak Mahasiswa Jepang belajar di Jerman.

Contoh lain adalah perjanjian Indonesia dengan Belanda di mana Indonesia harus membayar hutang Belanda sebagai bagian perjanjian kemerdekaan Indonesia. Dalam klausal ini, Belanda bersedia meringankan tanggung jawab Indonesia asalkan Indonesia mau berdagang beberapa produk tertentu dengan Indonesia.

Setelah sebelumnya membahas beberapa tujuan dan manfaat dari perdagangan internasional, beberapa orang pastilah mengira bahwa perdagangan internasional adalah soal ekspor dan import. Padahal ada beberapa incoterm atau jenis perdagangan internasional.

Jenis-Jenis Perdagangan Internasional

Salah satu hal paling menguntungkan dalam dunia perdagangan internasional adalah mengeksport barang, atau mengimport barang untuk dijual di dalam negeri.

Jika ingin bergelut di dunia export import, atau ingin berhubungan dengan jasa import resmi jakarta, maka anda perlu mengenal beberapa jenis perdagangan internasional. Beberapa di antaranya adalah:

Export dan Import

Salah satu jenis perdagangan internasional di mana sebuah negara mengirimkan dan menjual barang ke negara lainnya. Namun eksport dan import ini sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, di antaranya adalah:

Eksport dan Import Biasa (Normal)

Merupakan proses eksport di mana segala sesuatunya memenuhi peraturan yang berlaku. Di proses eksport biasa ini akan mempergunakan L/C dengan ketentuan devisa sesuai ketetapan internasional, atau hokum sebuah negara.

Eksport Tanpa L/C

Dalam proses eksport tanpa L/C ini, barang yang akan dieksport bisa langsung dikirim terlebih dahulu. Namun eksportir harus mengurus L/C sebelum barang bisa diserahkan kepada pihak penerima. L/C ini sendiri bisa didapatkan dari departemen perdagangan atau perbankan.

Eksport Khusus

Merupakan jenis eksport yang tidak mengikuti peraturan apapun. Biasanya terjadi karena adanya dispensasi. Misalnya karena adanya bencana alam di negara lain, sehingga barang bisa dieksport ke negara terdampak bencana tanpa perlu melalui perhitungan bea cukai, dan segala keperluan lainnya.

Tidak boleh dilupakan bahwa pada dasarnya eksport dan import adalah sebuah kesatuan. Sebuah negara yang melakukan eksport berarti menyebabkan negara penerimanya melakukan import. Begitu juga sebaliknya. Sebuah negara yang menerima barang import berarti mempersilahkan negara lain melakukan eksport.

alt text

Barter

Sistem barter belumlah musnah. Dan tidak hanya terjadi di masa lalu. Di era modern seperti sekarangpun barter tetap menjadi sebuah perdagangan internasional yang menjanjikan.

Ada beberapa contoh barter yang terjadi di dalam system ekonomi global saat ini, di antaranya adalah:

Barter Senjata dengan Perhiasan

Terjadi di negara-negara konflik Afrika, di mana negara maupun pemberontak akan melakukan barter senjata dengan emas ataupun berlian.

Barter Sayuran dan Bahan Makanan dengan Izin Eksplorasi

Terjadi di banyak negara di mana bantuan makanan dan obatan harus ditukar dengan izin negara asing untuk melakukan eksplorasi. Misalnya pertambangan ataupun pengerukan dasar laut.

Barter Barang dengan Pekerja

Indonesia sebagai negara yang ingin semakin maju kerap melakukan perdagangan barter. Di mana Indonesia memberikan izin tambang dengan persyaratan adanya pembagian ilmu pengetahuan akan system pertambangan modern.

Barter ini juga dibagi menjadi beberapa jenis. Yaitu direct barter, switch barter, dan counter purchase, serta buy back barter. Apa artinya dan apa beda antara jenis barter tersebut?

Direct Barter

Merupakan sistem pertukaran barang dengan melibatkan denominator of value. Tujuannya adalah agar setiap negara memberikan nilai yang sama dan setara antar nilai barang.

Denominator of Value sendiri biasanya adalah sebuah mata uang asing yang disepakati bersama menjadi acuan nilai barang yang akan dibarter. Misal 100.000 sapi India menurut India senilai dengan 1.000 buah mobil kepolisian dari Jepang. Namun Jepang mengganggap 100.000 sapi india hanya senilai 700 buah mobil kepolisian dari Jepang.
Perbedaan pendapat ini akan diselesaikan oleh denominator of value. Misalnya India dan Jepang menyepakati penggunaan nilai Dollar. Dan berdasarkan Dollar 100.000 sapi India seharga 1 juta Dollar. Dan harga 1.000 mobil kepolisian dari Jepang adalah 1 juta Dollar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa 100.000 sapi India nilainya sama dengan 1.000 mobil kepolisian.

Walaupun harus menggunakan denominator of value, namun direct barter merupakan system barter yang paling mudah dipahami dan dilakukan dari sekian banyak jenis perdagangan internasional.

Switch Barter

Jenis barter selanjutnya adalah switch barter. Sebuah jenis pertukaran yang perlu dilakukan ketika salah satu atau kedua pihak tidak bisa langsung memanfaatkan barang yang diterima. Dengan demikian, barang yang diterima akan dilempar ke negara lain yang membutuhkannya.

Sebagai contoh adalah Jepang yang melakukan barter jutaan barrel minyak mentah dari negara kaya minyak, dan menukarnya dengan barang-barang elektronik. Namun Jepang tidak dapat memanfaatkan minyak mentah. Oleh sebab itu minyak mentah tersebut dieksport oleh Jepang kepada negara yang membutuhkan.

Di Indonesia sendiri, contoh switch barter adalah pertukaran Sapi Australia dengan barang-barang hasil pertanian. Namun seringkali kebutuhan akan sapi Australia di Indonesia tidak terlalu besar. Akibatnya, stok sapi menumpuk. Karena tidak terlalu membutuhkan sapi Australia, sebagian sapi tersebut justru dieksport kembali ke sesama negara ASEAN lainnya.

Counter Purchase

Sistem barter yang paling banyak dilakukan oleh negara-negara di dunia pada era modern ini. Dalam sistem ini, sebuah negara akan menjual barang kepada negara lain, dengan persyaratan bahwa negara lain tersebut harus membeli barang tertentu.

Sebagai contoh adalah bagaimana Indonesia membeli banyak barang-barang dari Jepang, dengan persyaratan bahwa Jepang harus membeli produk-produk pertanian dan perikanan dari Indonesia.

Bagi orang-orang yang mencari jasa import resmi jakarta maka counter purchase menjadi jawabannya. Mengapa? Karena counter purchase menjadikan kita tahu barang-barang apa saja yang akan dan wajib diterima oleh sebuah negara. Dan barang apa saja yang jika kita import dari negara lain, prosesnya akan mudah karena barang tersebut terdaftar dalam produk counter purchase.

Buyback Barter

Jenis barter terakhir adalah buyback barter. Merupakan sebuah sistem barter di mana produsen memilih membuka pabrik di negara berkembang. Dan ketika barang jadi sudah dihasilkan, barang tersebut akan ditampung atau dibeli oleh negara berkembang.

Sebagai contoh adalah bagaimana brand-brand ternama dunia membuka pabrik di Indonesia dan China. Dan ketika produk jadi sudah dihasilkan, produk tersebut akan dikirim ke luar negeri, seperti Amerika Serikat, Perancis, dan Italia.
Contoh nyatanya adalah bagaimana IPHONE memproduksi smartphone di China, namun hasil produksinya akan dibeli oleh perusahaan IPHONE Amerika Serikat.

Buyback barter biasa dilakukan untuk menghemat biaya tenaga kerja dengan memilih membangun pabrik di negara dengan upah buruh yang rendah.

Itulah beberapa jenis perdagangan internasional berbasis barter. Masih ada beberapa jenis perdagangan internasional lainnya. Apa saja?

Konsinyasi atau Consignment

Jika anda pernah melakukan lelang, maka konsinyasi adalah perdagangan internasional dengan sistem lelang. Di sini sebuah barang akan dipasarkan melalui pasar bebas maupun bursa dagang. Dan setiap negara berhak untuk melakukan penawaran harga.

Negara yang berani menawarkan harga lebih tinggi akan mendapatkan komoditi yang sedang dijual.

Konsinyasi adalah cara termudah sebuah negara mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya karena akan mendapatkan harga tertinggi dalam sebuah penawaran.

Dalam proses lelang ini sendiri, ada beberapa langkah yang menjadi urutan proses lelang. Adapun urutannya biasanya meliputi:

Penunjukan Broker

Dalam hal ini, pemilik komoditi (baik itu swasta maupun pemerintah) menunjuk seseorang sebagai broker atau juru lelang.

Pemeriksaan Barang oleh Broker

Sebagai juru lelang, broker harus memastikan bahwa jenis, jumlah, mutu, dan deskripsi barang sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh pemilik komoditi.
Selain itu, kelegalan dan sisi-sisi lain dari sebuah barangpun wajib untuk diperiksa sehingga pembeli dapat merasa nyaman telah membeli barang lelang.

Estimasi Harga

Untuk menciptakan adanya minat dari pembeli, maka broker harus menawarkan harga awal yang akan ditawarkan kepada pembeli. Harga awal ini kemungkinan akan lebih rendah daripada harga yang diharapkan oleh penjual.

Inilah resiko lelang, di mana nilai barang yang diharapkan bisa jadi dinilai jauh lebih rendah. Dan terkadang deal bisa terjadi di harga yang sangat rendah.

Pelaksanaan Lelang

Setelah syarat 1-3 terpenuhi, maka lelang dapat dilaksanakan. Di sini panitia lelang dapat menentukan banyak hal yang dapat merubah situasi penilaian harga barang. Dan sebagai pemilik komoditi, kita hanya bisa mempercayakan hasil lelang kepada broker dan panitia lelang.

Bagaimanapun juga, panitia lelang akan berusaha menjual barang dengan harga setinggi mungkin. Karena semakin tinggi harga komoditi tersebut, semakin besar komisi yang akan didapatkan oleh broker dan panitia lelang.

Jika barang ternyata tidak laku, atau ditarik dari pelelangan, maka barang tersebut dapat dijual diluar pelelangan. Atau dengan kata lain, bisa dijual di bawah tangan.

Package Deal

Metode perdagangan internasional lainnya adalah package deal. Sebagai negara demokrasi, kebanyakan rakyat Indonesia kurang mengenal sistem perdagangan ini. Hal ini wajar karena sistem perdagangan ini biasa dilakukan oleh negara-negara yang ingin menjangkau negara-negara berpaham sosialis seperti Korea Utara, Libya, dan Rusia.

Namun adakalanya package deal dilakukan antar sesama negara berpaham demokrasi.Pada intinya package deal adalah metode perdagangan internasional di mana adanya perjanjian dagang perihal saling import barang, dan saling export barang.
Jadi ketika negara A dan B melakukan package deal, artinya:

Negara A akan mengimport suatu barang dari negara B … misalnya import sayur mayur
Negara B akan mengimport suatu barang dari negara A … misalnya hasil perikanan
Negara A wajib mengexport perikanan kepada negara B
Negara B wajib mengexport sayur mayur kepada negara A

Dengan demikian, antara negara A dan B akan terjadi perjanjian yang saling menguntungkan. Namun terkadang ada isi package deal yang cukup memberatkan. Misalnya klausal tambahan seperti wajib memberikan import dengan harga khusus.

Smuggling atau Penyelundupan

Walaupun bersifat tidak etis, namun perdagangan internasional melalui penyelundupan masih cukup ramai.
Dalam penyelundupan ini, ada beberapa jenis penyelundupan, di antaranya adalah:

Seluruh perdagangan bersifat illegal
Hanya administrasi terdapat manipulasi atau ketidaktaatan hukum (misal manupulasi besar pajak)

Karena penyelundupan merupakan musuh bersama dari system ekonomi yang sehat, sistem ini harus dihindari. Karena meski memberikan biaya import rendah, namun resikonya cukup tinggi. Bahkan hukumannya tergolong sangat berat.

Border Crossing

Sistem terakhir adalah border crossing atau perdagangan di mana 2 negara yang saling berbatasan saling memberikan izin terbatas untuk berdagang.
Izin terbatas ini meliputi jumlah tertentu dalam perdagangan. Baik itu barang maupun nominal.

Contoh border crossing adalah kondisi di mana masyarakat di perbatasan Indonesia dan Malaysia dapat secara bebas melintasi perbatasan untuk keperluan dagang. Atau ketika masyarakat Timor Leste dapat masuk ke perbatasan Indonesia untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok.

Border crossing sendiri dibagi menjadi 2, yaitu:

Melompati Batasan Lintas Batas Laut (Oversea Border)

Merupakan sistem perdagangan internasional di mana 2 negara yang berbatasan dengan laut bisa saling berinteraksi dalam perdagangan secara bebas terbatas.

Contoh dari jenis perdagangan ini adalah antara Mikronesia dengan Papua Nugini. Papua Nugi mempersilahkan Mikronesia untuk berjualan di Papua Nugini. Namun dengan batasan seperti jumlah barang yang bisa dijual, jenis barang yang bisa dijual, dan harga barang.

Melompati Batasan Lintas Batas Darat (Overland Border)

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, contoh perdagangan ini adalah antara orang-orang di perbatasan Malaysia dan Indonesia.

Pada dasarnya kebijakan overland border ini diberikan atas dasar kemanusiaan karena sering kali ditemukan masyarakat di perbatasan mengalami masalah kesenjangan ekonomi. Oleh sebab itu, agar kebutuhan hidup masyarakat di perbatasan dapat terakomodir, maka perdagangan bebas terbatas diperlukan di area tersebut.

Demikianlah beberapa jenis perdagangan internasional. Dengan mengetahuinya, anda kini bisa menentukan mana jenis perdagangan yang cocok untuk anda yang sedang menbutuhkan jasa import resmi jakarta namun prosesnya mudah. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Senang dapat berbagi.
Berita Perdagangan Internasional

Latest Berita

Langkah Tegas Bea Cukai Mengatasi PenyelundupanLangkah Tegas Bea Cukai Mengatasi Penyelundupan
Tindak pidana penyelundupan akan dipenjara selama maksimal 10 tahun ditambah denda sampai 5 miliar rupiah.
Penyelundupan Barang yang Semakin Marak di Indonesia
Kasus penyelundupan kian hari kian bertambah dan ada berbagai jenis barang yang diselundupkan.
Penertiban Impor Borongan Oleh Ditjen BC
Pemerintah mulai untuk melakukan penertiban import boronga yang marak dilakukan.
Logo Kirimanku
Alamat Kami
Jl. Sunter Pulo Kecil Blok A3 No. 4, Rt. 02 Rw. 10, Kel. Sunter Jaya, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta, 14360
Social Media
Copyright © 2021 - PT Triyasa Cipta Multimoda.,
Jasa Pembuatan Website by IKT