Panduan Import Customs Clearance

Panduan Import Customs Clearance

Sebenarnya proses import Custome Clearace tidaklah rumit. Selama anda memahaminya dengan baik. Dan berani untuk mulai mencoba.

Walaupun anda kesulitan dalam melakukan semua proses custome clearance sehingga menggunakan jasa import resmi jakarta, namun memahami processnya sangat penting karena:

Dapat membantu anda memahami proses import dengan lebih baik

Memahami bagaimana menangani masalah yang mungkin terjadi.

Custome clearance secara sederhana didefinisikan sebagai prosedur penerimaan barang impor. Prosedur ini meliputi 2 hal, yaitu:

Penyelesaian berbagai dokumen administrasi.

Pengurusan berbagai dokumen administrasi.

Adapun dokumen yang dimaksud (dan wajib diberikan baik oleh penyedia jasa import resmi jakarta di antaranya adalah pajak, asuransi, dan berbagai dokumen lain yang dibutuhkan dalam sebuah kegiatan eksport maupun import.

Lantas bagaimana alur atau prosedur Custome Clearance yang benar, terutama di Indonesia? Pada dasarnya, semua barang yang masuk ke Indonesia wajib melalui Bea Cukai. Dan prosedur untuk menerima barang import adalah sebagai berikut:

Prosedur Masuk Sebelum Izin

Pada prosedur ini, kapal yang berasal dari luar negeri wajib melapor kepada BEA CUKAI ketika tiba di pelabuhan Indonesia. Selanjutnya, semua barang yang ada di kapal tersebut akan diperiksa oleh orang-orang dari BEA CUKAI.

Setelah seluruh barang diperiksa, barang-barang boleh dibongkar di dermaga resmi. Namun tentunya. Anda perlu mendapatkan dokumen bahwa seluruh barang telah diperiksa oleh BEA CUKAI, dan seluruh barang boleh dibongkar di dermaga resmi. Kurangnya dokumen ini dapat menyebabkan masalah.

Dalam prosedur masuk sebelum izin ini, anda ataupun penyedia jasa import resmi jakarta wajib melakukan pengajuan yang dilengkapi dengan beberapa informasi, di antaranya adalah:

Nama dan Bendera Kapal

Hal ini penting karena ada beberapa barang yang memang tidak boleh masuk ke Indonesia jika kapal berasal dari negara yang dilarang. Misalnya dari negara Israel, ataupun negara-negara Afrika yang sedang terlibat konflik.

Nama Tuan

Hal ini juga sangat penting mengingat beberapa penyedia barang berstatus blacklist. Selain itu, dengan adanya nama TUAN pemilik kapal maka pihak bea cukai akan tahu ke mana harus meminta pertanggung jawaban jika terjadi sesuatu yang berhubungan dengan hukum yang berlaku.

Negara Asal yang Meliputi Tempat Pembebanan, serta Tempat Keberangkatan Barang

Sama seperti alasan mengapa nama dan bendera kapal harus tercantum. Dengan demikian, pihak Bea Cukai dapat menentukan apakah barang import boleh masuk ke Indonesia atau harus melakukan cekal.

Deskripsi Barang

Dalam deskripsi barang ini penjelasannya harus secara lengkap dan terperinci. Harus meliputi jumlah barang, tanda-tanda yang ada pada barang, penomoran, berat, volume, dan jenis barang. Setiap barang ini akan depriksa apakah deskripsinya sama antara dokumen dengan fakta.

Perbedaan deskripsi dapat menyebabkan masalah yang berujung pada penahanan barang, denda, maupun penyitaan barang.

alt text

Fase Pemberitahuan

Pada dasarnya anda tidak bisa tiba-tiba mengklaim telah melakukan custome clearance. Anda harus memberitahukan izin barang ke BEA CUKAI.

Adapun izin yang diminta meliputi izin untuk melakukan import ataupun export, izin kelayakan barang untuk masuk ataupun keluar, dan izin lainnya yang dimintakan oleh pihak BEA CUKAI
.
Dalam fase pemberitahuan ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan, di antaranya adalah:

Mengajukan deklarasi pengimport atau PIB

Pengajuan ini harus disertai dengan dokumen pendukung yang tidak hanya lengkap, namun juga sesuai dengan deskripsi barang.

Mengajukan dokumen pendukung yang relevan

Adapun yang termasuk dokumen pendukung PIB ini antara lain Commercial invoice, Bill Of lading, packing list, Certificate Of origin, Legalitas importir dan lain sebagainya.

Membayar Bea Masuk dan Pajak

Di sini, pajak harus dibayarkan beserta dengan biaya untuk memasukkan barang dari luar negeri ke dalam negeri. Besarnya bervariasi dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Memastikan Keakuratan PIB

Walaupun PIB sudah dideklarasikan, namun masih merupakan tugas dan tanggung jawab anda untuk memastikan PIB yang disetor sudah akurat. Baik itu klasifikasinya, kode kepabeanannya, nilai customnya, dan lain sebagainya.

Deklarasi Import

Fase selanjutnya yang perlu dilakukan setelah memberitahu BEA CUKAI adalah melakukan deklarasi import. Dan sekali lagi, deklarasi ini perlu dilakukan dihadapan pihak BEA CUKAI.

Untuk melakukan deklarasi, diperlukan formulir deklarasi import. Biasa disebut dengan “Import Deklarasi” atau PIB. Pengajuannya diarahkan kepada Kantor Pelayanan Bea Cukai. Dan hanya bisa diajukan pada jam kantor.

Tujuan dari dibuatnya deklarasi import adalah agar barang bisa dijual langsung kepada konsumen di Indonesia. Tanpa adanya deklarasi import, barang masuk hanya boleh disimpan untuk kemudian diteruskan kembali ke negara lain.

Dokumentasi

Proses ini dilakukan untuk mengumpulkan hal-hal terkait profil importir. Adapun hal-hal yang termasuk di dalam dokumentasi ini adalah mengecheck lisensi import, serta lisensi asuransi dan kelengkapan dokumen lainnya.

Tujuan adanya dokumentasi adalah untuk memeriksa kelayakan seorang importir dan mencatat data-data importir agar ketika terjadi suatu hal, pihak-pihak terkait dapat menentukan siapa yang memiliki hak dan tanggung jawab.

Dalam sisi dokumentasi ini, dokumen PIB (deklarasi import) akan memerlukan beberapa informasi yang meliputi:

Identitas Importir

Identitas Sarana Pengangkut

Negara asal barang

Nilai/Harga barang

Jumlah dan Deskripsi barang

Pemeriksaan Barang Import

Bea Cukai Indonesia biasanya akan melakukan pemeriksaan barang import hanya di jam kerja. Di sini, setiap barang yang masuk akan dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Mulai dari jumlah barang, kualitas barang, kelengkapan dokumen, ukuran barang, bahan baku barang, dan hal-hal lain yang dibutuhkan.

Dalam pemeriksaan barang import, setiap barang akan diperiksa apakah sesuai dengan invoice dan dokumen terkait lainnya. Jika terjadi ketidakcocokan antara data dokumen dan kondisi barang, biasanya akan menyebabkan barang tertahan cukup lama. Dalam pemeriksaan barang import, ada beberapa prosedur yang perlu diketahui, di antaranya adalah :

Pemeriksaan dilakukan ditempat yang sudah ditentukan oleh hukum

Pemeriksaan dilakukan selama satu jam kerja

Yang diperiksa biasanya hanya 10% dari barang yang diimport

Jika terdapat pelanggaran, seluruh barang akan diperiksa

Jika ada data yang berbeda, akan diperbaiki (namun memakan waktu)

Dalam pemeriksaan ini, bea masuk akan diberikan dan ditentukan oleh pihak Bea Cukai
Selama pemeriksaan ini, setidaknya ada 3 hal yang perlu sangat diperhatikan. Hal tersebut adalah:

Kelengkapan dan keakuratan isi dokumen

Kejujuran akan deskripsi kuantitas dan kualitas barang

Alur dan prosedur Custom Clearance barang yang sesuai dengan ketentuan

Penilaian Barang yang Terkena Bea Cukai

Salah satu bagian dari pemeriksaan barang adalah penilaian barang yang kena cukai. Dalam hal ini, ada persentase yang diterapkan pada nilai barang tersebut. Dan besaran persentase antar jenis barang bisa berbeda-beda. Bahkan barang yang sama sekalipun, bea cukainya berbeda antar penyedia jasa import resmi jakarta. Perbedaan besar persentase cukai ini ditentukan oleh beberapa hal, di antaranya adalah:

Tempat asal import barang tersebut

Jenis barang tersebut

Bahan yang terkandung dalam barang tersebut

Jumlah dan nilai barang yang diimport

Berat sebuah barang

Ukuran volume dan bentuk barang

Serta ukuran dan ketentuan lain yang mungkin saja bersifat khusus ataupun rahasia

Pembayaran Bea Masuk

Setelah semua proses telah dilalui, maka hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah dengan membayar bea masuk. Dalam bea masuk ini akan ada pembayaran bea dan pajak. Pembayarannya dilakukan melalui bank devisa.

Besaran bea masuk ini akan ditentukan oleh beberapa sebab, di antaranya adalah nilai barang, jenis barang, ukuran barang, dan negara produsen barang tersebut.

Pembayaran bea masuk bisa dilakukan pada Kantor Pelayanan Bea Cukai yang terdapat di bandara ataupun lokasi lainnya. Silahkan check kantor pelayanan bea cukai terdekat dengan anda.Setelah melakukan pembayaran, anda akan menerima tanda terima. Di sini akan terdapat 2 hal, yaitu:

Jika ada kelebihan pembayaran dari perkiraan bea masuk yang anda bayarkan kelebihannya akan diberikan atau dikembalikan pada anda

Jika ada kekurangan untuk bea masuk, maka kekurangan tersebut akan menjadi tagihan baru.

alt text

Hal-Hal Terkait Prosedur Pengurusan Barang Import (Custome Clearance)


Di Indonesia, custome clearance sebenarnya sangat mudah. Namun prosedurnya cukup banyak. Nah adapun beberapa hal yang perlu diketahui perihal custome clearance di Indonesia antara lain adalah:

Waktu yang Dibutuhkan

Untuk sebuah custome clearance, proses auditnya dan penyelesaiannya bisa berlangsung antara 3 sampai 14 hari. Tergantung pada beberapa penyebab. Seperti kelengkapan dokumen, ataupun berapa banyak antrian pengajuan di pihak BEA CUKAI.

Tidak perlu melakukan suap untuk mendapatkan akses lebih cepat, karena jika ketahuan, barang bisa ditahan lebih lama. Jadi biarkan proses custome clearance berlangsung dengan semestinya.

Dokumen Harus Lengkap

Walaupun merasa sebuah dokumen tidak terlalu penting, namun kelengkapan dokumen sangatlah wajib. Jika tidak lengkap, proses custom clearance dapat berlangsung lebih lama karena perlu melengkapi atau memperbaiki dokumen terlebih dahulu.

Oleh sebab itu, anda memerlukan adanya team control setiap dokumen. Sehingga dengan demikian, dokumen dipastikan aman dan layak untuk diserahkan kepada pihak bea dan cukai.

Jika dokumen tidak lengkap atau kurang sesuai, bersiaplah karena barang akan langsung dimasukkan ke dalam RED LINE.

Red Line sendiri adalah sebuah keadaan dimana pihak Custom Clearance menahan barang karena adanya ketidak sesuaian. Berikut adalah yang menyebabkan red line :

Manifes yang tertulis, deskrisi di airwaybill dan isi paket tidak sesuai sehingga butuh di inspeksi dengan cara di buka.

Under Value, atau memberikan nilai barang terlalu rendah dibandingkan dengan nilai komersial barang yang sebenarnya. Misal barang senilai USD 500 tapi dituliskan bahwa value hanya USD 20, atau malah no commercial value.

Barang tersebut dilarang masuk ke Indonesia.
Misalnya : senjata api dan benda tajam
barang tersebut boleh masuk Indonesia dengan dokumentasi atau rekomendasi dari departemen terkait. Misalnya : barang barang yang bisa memancarkan signal membutuhkan ijin masuk dari dirjen postel.

Barang yang berisikan makanan/ obat2an/ barang yang dikonsumsi langsung oleh manusia

Ketidaksesuaian berat

Ketidaksesuaian data penerima (beberapa perusahaan di kawasan berikat yang mempunyai fasilitas P35)

Agar Barang Bisa Masuk ke Dalam Green Line

Adapun beberapa tips supaya barang bisa masuk green line :

Cantumkan deskripsi yang tepat untuk barang yang dikirim

Komunikasikan dengan pihak pengirim dokumen apa saja yang harus disiapkan untuk masuk Indonesia.

Cantumkan value yang wajar, jangan undervalue.

Bagaimana Jika Barang Sudah Terlanjur Masuk Red Line?

Berikut adalah yang harus dilakukan jika barang anda masuk ke dalam Red Line:

Hubungi kurir yang menangani barang tersebut

Jika kurir memiliki tanggung jawab yang tinggi, setiap ada permasalahan akan segera menghubungi anda.

Informasikan nomor airwaybill/Bill Of lading

Jangan lupa untuk menanyakan juga mengapa barang anda ditahan, dan apa yang perlu disiapkan oleh anda sebagai penerima supaya bisa cepat release.

Siapkan dokumentasi pendukung

Biasanya pihak custom clearance akan meminta anda untuk membuat surat mengenai deklarasi nilai pabean (DNP) dan biasanya dilengkapi deng bukti transfer pembelian barang, purchase order, bukti emsial pemesanan barang serta brosur barang.

Selain itu, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan, yaitu:

Jika Barang Rusak, Hancur, atau Lupa

Jika barang mengalami kejadian seperti rusak, hancur, hilang, atau lupa diambil, maka Menteri Keuangan melalui kementriannya memiliki kuasa untuk menghapus keseluruhan atau sebagian kewajiban pembauaran. Namun tentunya hal ini dalam control penuh dari pihak Bea Cukai.

Melepaskan Barang yang Tersita

Suatu barang yang diimport dan ada dalam kuasa pihak Bea Cukai harus dilepaskan segera selama tidak ada hal-hal yang dilanggar. Namun jika ditemukan pelanggaran, maka akan ada pemeriksaan ulang pada barang tersebut. Dan pastinya akan ada penahanan barang.

Barang yang tertahan hanya bisa rilis atau lepas selama mengikuti prosedur tambahan. Prosedur tambahan ini meliputi denda, penambahan bea masuk, uji laboratorium, pelengkapan dokumen, jaminan dana, dan pajak tambahan terbayarkan.

Proses Import Sementara

Banyak importir muda yang belum mengetahui adanya import sementara. Yaitu sebuah fasilitas yang memungkinkan importir importir untuk:

Menangguhkan kewajiban pembayaran dalam kondisi tertentu

Menangguhkan kewajiban pembayaran dalam jangka waktu tertentu

Namun setelah lewat kondisi dan jangka waktu tersebut, maka wajib bagi importir untuk mengeksport kembali barang tersebut. Jika tidak dieksport kembali, barang tersebut akan dianggap telah diimport seutuhnya (permanen import).

Jika barang sudah dikategorikan sebagai permanen import, maka importir wajib membayar bea dan pajak yang seharusnya dikeluarkan. Tidak hanya itu, ada denda juga yang hukumnya wajib untuk diberikan. Dan denda tersebut senilai 100% dari bea cukai yang dibayarkan.

Lantas apa saja barang yang diperbolehkan untuk mendapat fasilitas “import sementara”? Adapun barang tersebut adalah:

Barang keperluan seminar, pelatihan, dan pagelaran

Barang yang digunakan untuk hiburan umum, seperti konser dan festival

Barang bawaan untuk tujuan membantu penetilian, pendidikan, keagamaan, dan budaya

Barang bawaan untuk keperluan pembuatan film

Wadah yang biasa digunakan untuk mengangkut barang berkali-kali, seperti tas dan koper

Barang sample, dummy, model, dan cetakan

Barang yang akan dipergunakan untuk membantu acara permainan

Kendaraan yang akan digunakan sebagai transportasi turis itu sendiri

Artikel yang akan digunakan untuk pengeboran minyak

Hewan yang ditujukan untuk hiburan public, pelatihan, atau dikembangbiakkan untuk pelestarian

Proses pengajuan import sementara ini tetap harus melalui pihak Bea Cukai.

Cara Mempermudah Alur Costum Clearance

Jika anda merasa costume clearance ini prosesnya cukup panjang, rumit, dan memakan waktu anda, ada cara untuk mempermudahnya. Anda tidak perlu berpikir untuk melakukan tindakan-tindakan illegal untuk mempercepat dan mempermudah proses import. Karena jika (dan pasti akan) ketahuan, maka resiko akan menimpa anda. Adapun beberapa resiko yang bisa terjadi jika melakukan tindakan illegal dalam costum clearance adalah:

Penyitaan barang

Denda yang jumlahnya sangat besar

Tuntutan perdata dan pidana

Adapun hal-hal yang dikategorikan sebagai tindakan illegal tersebut antara lain adalah:

Melakukan Suap

Demi mempercepat proses, atau untuk meloloskan barang, beberapa oknum importir melakukan hal ini. Namun dengan semakin canggih dan transparantnya proses audit di bea cukai, hal ini semakin sulit untuk dilakukan. Pengawasan ada di mana-mana.

Memodifikasi Isi Dokumen

Dengan harapan proses audit dan pemeriksaan barang bisa dilakukan lebih cepat, maka beberapa dokumen dimodifikasi. Misalnya dengan mengatakan bahwa tidak ada barang berbahaya di dalamnya. Padahal terdapat beberapa barang yang bersifat tajam.

Memalsukan Dokumen

Pemalsuan dokumen adalah cara lain yang sangat dilarang. Dan jika ketahuan, tidak hanya denda dan penyitaan, namun juga hokum perdata dan pidana bisa mengancam.

Penyelundupan

Pusing dengan costume clearance? Beberapa oknum melakukan penyelundupan. Baik melalui bea cukai itu sendiri (dengan bantuan oknum), ataupun melalui perantara lainnya. Penyelundupan ini juga tidak hanya menjadikan barang tersita, namun juga anda bisa terkenda pidana. Oleh sebab itu, hal ini sangat dilarang untuk dilakukan. Lantas bagaimanakah cara yang baik untuk memudahkan proses costume clearance? Adapun cara yang disarankan antara lain adalah dengan:

Bersabar

Mungkin saja proses costume clearance sedang banyak-banyaknya. Oleh sebab itu, pihak bea cukai sendiri memerlukan tambahan waktu. Oleh sebab itu, tidak ada cara lain selain bersabar.

Lengkapi Dokumen Sejak Pertama Pengajuan

Jika dokumen bermasalah, maka proses costume clearance akan lebih lama. Oleh sebab itu, melengkapi dokumen sangatlah penting. Dan dengan demikian, pihak terkait akan lebih mudah dan cepat melakukan audit dan pemeriksaan barang.

Lengkapi Data Barang dengan Detail

Semakin detail deskripsi barang, semakin mudah team pemeriksa untuk mengklarifikasi barang import tersebut. Semakin lengkap, maka semakin mudah barang tersebut untuk lolos dari pihak Bea Cukai.

Gunakan Pihak Penyedia Jasa Import Resmi Jakarta

Anda juga bisa menggunakan penyedia jasa import resmi jakarta untuk melakukan semua keperluan anda. Merekalah yang akan mengurus costume clearance dari A sampai Z. Dari awal sampai barang bisa anda terima.

Walaupun disarankan untuk menggunakan penyedia jasa import resmi jakarta, pastikanlah bahwa penyedia jasa tersebut adalah penyedia jasa import resmi dan memang berpengalaman. Karena jika anda sembarangan memilih penyedia jasa, beberapa masalah mungkin akan terjadi, beberapa di antaranya adalah:

Barang tertahan karena ada kesalahan dalam dokumen

Biaya proses import membengkak

Oleh sebab itu, 3 hal utama yang perlu diperhatikan saat memilih penyedia jasa import rsmi jakarta yang dapat memudahkan costume clearance adalah perhatikan pengalamannya, perhatikan apakah recommended, dan pastikan selalu ada hitam di atas putih (surat perjanjian).
Berita Panduan Import Customs Clearance

Latest Berita

Langkah Tegas Bea Cukai Mengatasi PenyelundupanLangkah Tegas Bea Cukai Mengatasi Penyelundupan
Tindak pidana penyelundupan akan dipenjara selama maksimal 10 tahun ditambah denda sampai 5 miliar rupiah.
Penyelundupan Barang yang Semakin Marak di Indonesia
Kasus penyelundupan kian hari kian bertambah dan ada berbagai jenis barang yang diselundupkan.
Penertiban Impor Borongan Oleh Ditjen BC
Pemerintah mulai untuk melakukan penertiban import boronga yang marak dilakukan.
Logo Kirimanku
Alamat Kami
Jl. Sunter Pulo Kecil Blok A3 No. 4, Rt. 02 Rw. 10, Kel. Sunter Jaya, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta, 14360
Social Media
Copyright © 2021 - PT Triyasa Cipta Multimoda.,
Jasa Pembuatan Website by IKT