Mengenal Lebih Dalam Dunia Exim

Mengenal Lebih Dalam Dunia Exim

Berbicara mengenai pengertian eksport maupun import pastilah sangat mudah dipahami. Mengapa? Tentu saja karena pengertian kedua kosakata ini sudah dipelajari sejak bangku Sekolah Dasar. Namun masih banyak orang yang belum mengerti secara rinci hal-hal seperti berikut , Apa itu eksport, Apa itu import, Perbedaan eksport dengan import, Keuntungan adanya eksport barang, Kerugian adanya eksport barang, Keuntungan adanya import barang, Kerugian adanya import barang, Cara mengirimkan barang yang hendak dieksport ataupun diimport, Prosedur dalam dunia eksport dan impor, Serta berbagai hal terkait lainnya. Dalam artikel kali ini akan dibahas secara mendetail mengenai definisi eksport maupun import serta hal-hal terkait di dalamnya. Semoga bermanfaat.

Mengenal Apa Itu Eksport

Secara definisi, eksport adalah sebuah kegiatan di bidang ekonomi dan perdagangan di mana barang dari dalam negeri dikirimkan ke negara lain.Contohnya secara umum adalah produksi sandal dan sepatu Cibaduyut yang merupakan produk dalam negeri. Sendal dan sepatu ini dikirimkan ke negara-negara lain, misalnya Thailand dan Jepang.Pengiriman sandal dan sepatu buatan dalam negeri ke luar negeri inilah yang biasa disebut dengan istilah Eksport .Lantas apa tujuan dilakukannya proses eksport import ini?

Tujuan Dilakukannya Kegiatan Eksport

Setelah diingatkan kembali apa itu eksport, apakah anda sudah tahu apa tujuan dilakukannya kegiatan eksport? Apakah anda sudah tahu manfaat dan kerugian diadakannya kegiatan eksport ini? Tujuan utama dilakukannya kegiatan eksport ini adalah untuk meningkatkan pendapatan negara. Baik itu dari sektor penjualan barang produksi BUMN dan BUMD (misalnya minyak, gas, dan sumber daya alam lainnya), ataupun penjualan barang produksi pihak swasta (seperti sepatu, kerajinan tangan, dan cinderamata).Selain itu, pemerintah mendapatkan keuntungan dari diadakannya kegiatan eksport. Keuntungan utamanya adalah adanya pemasukan negara dari sumber pajak. Namun selain masalah pajak, ada puluhan keuntungan lain yang menjadi alasan dilakukannya kegiatan eksport.

Keuntungan Sebuah Negara Melakukan Kegiatan Eksport

Ada banyak sekali keuntungan dan manfaat diadakannya kegiatan eksport dan import. Dan pada dasarnya keuntungan inilah yang menjadi tujuan sebuah negara selalu mendorong peningkatan nilai eksport barang produksi dalam negeri. Adapun beberapa keuntungan dilakukannya kegiatan ekonomi berbasis eksport antara lain adalah:

Meningkatkan Daya Saing

Sebuah produk dalam negeri tentu memiliki kualitas yang berbeda dengan produk-produk sejenis yang diproduksi negara-negara lainnya.Sebagai contoh, kualitas baju yang Indonesia eksport ke Thailand tentu kualitasnya berbeda dengan baju sejenis yang dieksport oleh India ke Thailand. Perbedaan ini meliputi kualitas penjahitan, perbedaan jenis bahan, dan teknik pewarnaan, serta hal-hal lainnya.Dengan adanya persaingan di dunia eksport ini, industry dalam negeri akan selalu berjuang meningkatkan kualitas produknya agar tetap diterima dengan baik oleh pasar di Thailand. Jika persaingan tidak kuat, hasilnya akan menyebabkan menumpuknya produksi di dalam negeri, sementara permintaan akan jumlahnya lebih sedikit. Akibatnya, kerugian di dunia usaha akan diambang mata.

Meningkatkan Keuntungan Sebuah Bisnis di Bidang Perdagangan

Produk dalam negeri mungkin akan menghasilkan keuntungan yang besar jika bisa dinikmati oleh 200 juta penduduk Indonesia. Namun di dunia ini ada lebih dari 5 milyar manusia. Jika seluruh penduduk dunia menggunakan produk buatan Indonesia, artinya ada peningkatan keuntungan sebesar 2500%. Sebuah peningkatan yang sangat besar kan? Itulah keuntungan dari adanya eksport. Produsen dalam negeri bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar karena mendapatkan konsumen-konsumen baru yang jumlahnya begitu besar.Namun hal paling luar biasa dari kegiatan eksport adalah nilai barang yang meningkat dengan jumlah yang fantastis. Dengan demikian, dapat disimpulkan eksport menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Sebagai contoh, keuntungan menjual sepasang sepatu Cibaduyut di Jakarta adalah sekitar Rp100.000,- hingga Rp500.000,-. Namun dengan mengeksport sepatu CIbaduyut, produsen dapat mengambil keuntungan Rp600.000,- sampai jutaan Rupiah per sepatu.

Mengatasi Masalah Overproduksi

Kadangkala produksi sebuah produk mencapai titik yang sangat tinggi. Namun permintaan pasar tidak disangka begitu rendah. Alhasil, ambang-ambang kerugian bisa mengatasi masalah ini. Dengan melakukan eksport barang yang terlalu banyak diproduksi tidak harus dijual di dalam negeri. Anda bisa menjualnya ke luar negeri untuk mendapatkan para konsumen baru yang potensial.Sebagai contoh, produksi tomat saat panen di Indonesia sangatlah melimpah. Celakanya hal ini justru menurunkan nilai tomat. Karenanya, banyak petani yang merugi justru ketika hasil panen sedang melimpah. Lantas apa solusinya?Biasanya solusi pemerintah adalah dengan membeli tomat hasil panen para petani. Namun di lain sisi, langkah terbaik yang bisa diambil adalah dengan mengeksport tomat tersebut secara professional untuk dikirim ke negara-negara dengan tingkat kebutuhan akan tomat yang sangat tinggi.Adapun beberapa negara yang begitu “mencintai” tomat dan menjadi target eksport tomat dari Indonesia antara lain adalah Amerika Serikat, Chili, Korea, dan negara-negara timur tengah.

Selain memberikan keuntungan, eksport masih bisa memberikan masalah atau kerugian. Utamanya jika proses eksport tidak diawasi dengan baik oleh pemerintah.Lantas apa saja kerugian bagi pemerintah dengan adanya sistem eksport ini?

Kerugian dari Adanya Sistem Eksport

Walaupun memberikan keuntungan, ada beberapa kerugian yang diberikan oleh sistem eksport. Utamanya kerugian ini lebih dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat.Berikut ini adalah beberapa kerugian dari adanya sistem eksport, di antaranya adalah:

Adanya Resiko Kelangkaan Barang

Eksport memacu produsen untuk mengirimkan seluruh hasil produksinya ke luar negari. Alasannya sangat sederhana, barang tersebut akan dibayar lebih mahal.Hal ini tentu akan merugikan negara dan rakyat karena kelangkaan barang akan terjadi. Jika dibiarkan, harga-harga kebutuhan pokok akan naik dan dapat memicu demonstrasi besa-besaran.Untungnya birokrasi ekspor di Indonesia sudah cukup baik. Oleh sebab itu, proses keluar masuk barang dalam negeri sudah bisa diakses dan diawasi secara online.

Kewajiban untuk Menerima Produk Dari Negara Lain

Untuk dapat mengirimkan barang ke negara lain terkadang dibutuhkan perjanjian kerjasama. Dan seringkali perjanjian ini bersifat multitafsir sehingga memberatkan salah satu pihak.Sebuah negara biasanya akan meminta sebuah kondisi di mana “kamu boleh kirim barang ke negara kami, tetapi buat perjanjian di mana saya bisa kirim barang juga ke negara kamu … tanpa pajak!” Memang tampak seperti perjanjian yang adil, namun kadangkala perjanjian ini justru menyengsarakan pedagang dan produsen lainnya. Mengapa? Karena pasar dalam negeri akan dipenuhi produk import dengan kualitas tinggi.Akibat terpaksa diizinkannya produk luar masuk ke dalam negeri, harga produksi dalam negeri akan drop di titik yang sangat merugikan.Oleh sebab itu, sebuah kegiatan eksport harus dipertimbangkan secara matang. Walaupun menguntungkan, beberapa hal perlu dipersiapkan untuk mengantisipasi kerugian yang bisa ditimbulkan.

Hal yang Paling Perlu Diperhatikan

Pemerintah melihat eksport sebagai sebuah sumber pendapatan negara yang potensinya tidak boleh dibiarkan begitu saja. Oleh sebab itu pemerintah perlu membuat banyak sekali regulasi untuk menjaga kestabilan di berbagai lini. Adapun regulasi yang menjadi sebuah urgentasi antara lain; Besaran pajak, Rangkuman hak dan kewajiban eksportir, Hak dan tanggung jawab negara dalam mengurus kelancaran proses eksport barang, Kebijakan harga atas dan harga bawah, Serta menentukan batasan perjanjian perdagangan bebas antar negara agar kegiatan eksport saling menguntungkan.

Apakah pengertian dan detail lainnya seputar dunia eksport sudah cukup jelas? Jikalau demikian, mari kita lanjutkan topik kepada pengertian, fungsi dan manfaat, serta keuntungan dan kerugian dari adanya kegiatan import.

alt text

Mengenal Apa Itu Import

Dalam perdagangan internasional, jika satu pihak melakukan eksport, secara otomatis pihak lain adalah pelaku import. Jika eksport adalah mengirimkan barang ke luar negeri, maka import adalah memasukkan barang dari negara lain ke dalam negeri. Walaupun definisinya sangat sederhana, proses import ini tidaklah mudah. Diperlukan prosedur rumit dan panjang yang jika tidak dipenuhi dengan cermat, berbagai masalah bisa saja terjadi. Sebelum membicarakan proses import, ada baiknya untuk mengetahui apa saja manfaat dan tujuan dilakukannya import.

Tujuan Dilakukannya Import

Sama seperti kegiatan eksport, import juga dilakukan karena memiliki tujuan dan manfaat. Baik bagi negara, maupun orang yang melakukan import barang.Sebagai sebuah “organisasi” besar, negara melakukan import barang dari negara lainnya dengan alasan di antaranya; Memenuhi kebutuhan barang yang tidak bisa diproduksi sendiri, Mendapatkan barang-barang berkualitas dengan harga yang lebih murah, Meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak, Memacu perkembangan dunia industri dalam negeri, Dan meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat.

Sementara itu, bagi perorangan (ataupun perusahaan swasta), import memiliki tujuan dan manfaat yang sangat besar. Diantaranya adalah; Mendapatkan barang-barang, murah yang dapat dijual kembali, Mendapatkan barang-barang unik yang dapat dijual kembali. Meskipun memiliki banyak tujuan baik, kegiatan import tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Mengapa?

Kerugian Dengan Adanya Kegiatan Import

Banyak negara yang ekonomi di dalam negerinya menjadi tidak stabil karena terlalu banyak import barang. Namun beberapa negara justru mencapai kemakmuran dengan mengimport banyak barang yang kemudian diolah kembali menjadi barang bernilai ekonomi lebih tinggi. Adapun beberapa kerugian import yang sering menjadi kewaspadaan bersama antara lain adalah;Menghancurkan industry dalam negeri yang teknologinya masih di bawah, Turun harganya produk dalam negeri untuk mengimbangi produk import, Meningkatkan tingkat ketergantungan suatu bangsa pada bangsa lainnya.

Walaupun menimbulkan beberapa kerugian, namun pada dasarnya kerugian tersebut bisa dicegah. Bagaimana caranya?

Cara Mencegah Kerugian yang Bisa Ditimbulkan

Untuk mencegah kerugian yang bisa saja timbul, maka diperlukan pengetatan pada beberapa sektor. Pengetatan ini meliputi:

Peraturan Perundang-Undangan

Pemerintah dituntut untuk memahami kebutuhan dalam negeri, namun juga dituntut untuk memikirkan nasib para produsen lokal. Oleh sebab itu, untuk menyeimbangkan hal ini, maka pemerintah wajib membuat sebuah regulasi.Regulasi ini memuat hal-hal seperti barang apa saja yang boleh diimport, dan mana yang tidak boleh. Selain itu juga diperlukan aturan berapa banyak barang tersebut yang boleh masuk ke pasar dalam negeri.Dengan demikian akan tercipta kondisi di mana barang produksi dalam negeripun tetap dapat laku dan diterima oleh warganya sendiri.

Meningkatkan Eksport

Walaupun sebuah negara banyak melakukan import, namun jika nilai eksportnya masih tinggi, maka kegiatan import tersebut masih dalam tahap wajar. Oleh sebab itu, untuk mencegah membludak masuknya barang import, pemerintah wajib untuk menstimulus peningkatan kegiatan eksport. Dengan adanya peningkatan kegiatan eksport, devisa negara dapat ditingkatkan secara cukup signifikan.Untuk meningkatkan neraca eksport, beberapa cara yang biasanya dilakukan oleh pemerintah adalah dengan menstimulis industri di dalam negeri. Misalnya dengan memotong jalur administrasi sehingga lebih cepat dan simple. Selain itu pengurangan pajak dan penurunan harga BBM dapat menjadi solusi yang biasa dipakai.

Setelah mengetahui definisi eksport dan import, sangat penting juga untuk mengetahui bagaimana jalur distribusi barang dilakukan. Ya, memang jalur laut dan udara masih menjadi primadona. Namun moda transportasinya tidak hanya itu.

alt text

Moda Transportasi dalam Dunia Eksport Import

Dalam jasa import resmi jakarta, moda transportasi yang akan digunakan adalah hal yang perlu dipertimbangkan. Mengapa? Karena hal ini memegang banyak pengaruh, seperti;Besar biaya pengiriman barang, Estimasi waktu sampai barang ke tujuan, Faktor keamanan barang, Panjang pendeknya sistem administrasi yang perlu diurus, Dan hal-hal lainnya.

Dalam rangka efisiensi, sudah sewajarnya pemilihan moda transportasi ini dilakukan dengan cermat. Karena sangat pentingnya hal ini, maka pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan seluruh daerah di naungannya mendapatkan akses transportasi yang layak.Apa saja moda transportasi dalam dunia eksport import? Dan mana yang paling disukai oleh para importer dan eksportir?

Jalur Darat

Jangan berpikir bahwa transportasi barang di darat hanyalah truk dan kendaraan beroda lainnya. Ada banyak sekali jenis transportasi darat yang sering digunakan dalam perdagangan internasional.Adapun beberapa moda transportasi darat yang biasa digunakan para penyedia jasa import resmi antara lain adalah:

Jalan

Untuk eksport import di mana sebuah negara berbatasan secara langsung, moda transportasi bisa dilakukan hanya dengan sembari berjalan kaki. Melintasi perbatasan dengan berjalan kaki.Hal ini sudah dilakukan oleh penduduk di perbatasan Indonesia-Malaysia, maupun penduduk di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Selain Indonesia, penduduk Amerika Serikat juga kerap menggunakan metode melintasi perbatasan dengan berjalan kaki ketika melakukan eksport ke negara tetangganya, Kanada.

Kereta Api

Jika di Indonesia, jalur eksport import melalui kereta api memang belum ada. Namun di luar negeri, terutama Eropa, kereta api sudah menjadi transportasi tercepat dan termurah dalam pengiriman barang antar negara. Masalah dari moda transportasi kereta api adalah biaya pembangunan infrastrukturnya yang sangat besar. Namun jika sudah terselesaikan, keuntungan dari pembuatan rel kereta api akan jauh lebih besar.

Angkutan Pipa

Moda transportasi barang lainnya adalah angkutan pipa. Biasanya digunakan untuk mengirimkan barang import seperti cairan ataupun gas. Namun pada beberapa kasus, angkutan pipa ini juga berisi kabel-kabel beraliran listrik karena sebuah negara melakukan eksport import produk berupa tenaga listrik. Angkutan pipa ini tergolong merupakan langkah paling aman ketika barang yang harus dikirim merupakan produk yang dapat beresiko jika dibawa di dalam truk maupun pesawat. Namun untuk menjaga keamanan pipa ini, dilakukan beberapa tindakan preventif.Adapun tindakan preventif yang dilakukan di antaranya adalah dengan menanam pipa di kedalaman tertentu sehingga minim resiko dari tangan-tangan jahil. Selain itu, pipa dibuat dari bahan yang tahan dalam dan berlapis. Jadi ketika ada kebocoran pun, resiko yang ditimbulkan bersifat minim.

Jalur Laut

Untuk jalur ini biasanya yang digunakan adalah kapal laut. Dari semua kegiatan eksport import, pengiriman antar negara pada umumnya dilakukan melalui jalur laut.Ada beberapa alasan mengapa jalur laut menjadi favorit, di antaranya adalah; Biayanya sangat murah, Seluruh resiko pelayaran ditanggung oleh pihak asuransi, Tidak ada aturan spesifik barang tipe apa yang tidak boleh naik ke dalam kapal laut.

Namun tentunya pelayaran kapal laut untuk eksport import masih memiliki beberapa kekurangan. Adapun kekurangan tersebut di antaranya adalah masih membutuhkan jalur transportasi via darat. Juga sering mengalami keterlambatan akibat cuaca di laut yang tidak menentu.

Jalur Udara

Untuk jalur selanjutnya adalah jalur udara. Biasanya merupakan yang paling cepat, tetapi paling mahal. Biasa dipilih jika barang import tersebut memiliki sifat-sifat di antaranya; Berupa bahan makanan yang dapat cepat kadaluarsa, Pengimport membutuhkan barang tersebut dengan segera, Barang memerlukan perlakuan istimewa sehingga dibawa melalui jalur penerbangan.

Namun jalur udara memiliki beberapa hal yang membuat pengeksport ataupun pengimport tidak mau memilih jalur ini. Adapun alasannya adalah; Biaya pengirimannya tergolong sangat mahal, Prosedur pengirimannya cukup panjang dan rumit, Banyak jenis barang yang tidak boleh dibawa ke dalam pesawat, Tidak bisa membawa barang-barang berupa cairan, kecuali tertutup rapat dan kedap (namun tetap dengan izin khusus)

Demikianlah definisi dari eksport maupun import, serta bagaimana cara distribusi jasa import resmi jakarta. Semoga bermanfaat untuk kita semua.















Berita Mengenal Lebih Dalam Dunia Exim

Latest Berita

Langkah Tegas Bea Cukai Mengatasi PenyelundupanLangkah Tegas Bea Cukai Mengatasi Penyelundupan
Tindak pidana penyelundupan akan dipenjara selama maksimal 10 tahun ditambah denda sampai 5 miliar rupiah.
Penyelundupan Barang yang Semakin Marak di Indonesia
Kasus penyelundupan kian hari kian bertambah dan ada berbagai jenis barang yang diselundupkan.
Penertiban Impor Borongan Oleh Ditjen BC
Pemerintah mulai untuk melakukan penertiban import boronga yang marak dilakukan.
Logo Kirimanku
Alamat Kami
Jl. Sunter Pulo Kecil Blok A3 No. 4, Rt. 02 Rw. 10, Kel. Sunter Jaya, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta, 14360
Social Media
Copyright © 2021 - PT Triyasa Cipta Multimoda.,
Jasa Pembuatan Website by IKT